Rabu, 22 Februari 2012

ASYIKNYA BELAJAR MATEMATIKA


Banya orang bilang bahwa  belajar matematika itu sulit, mumet, dan bikin BeTe, 

gak kunalala (gak kuat nahan lama-lama ). Namun kenyataan yang ada belajar matematika itu asyik dan menyenangkan lho....     Apalagi ketika kita menemukan jawaban yang soal yang susah. ..... Oh, puas rasanya. Apalagi bila soal itu ternyata tidak bisa ditemukan jawabnnya oleh rekan lain, wooow.... bangga rasanya. 

Walaupun belajar matematika itu susah, mungkin frekuensi belajar dan latihannya 0.005 %. Kalau gitu pantas saja terasa sulit. Apapun bisa sulit kalau tidak dicoba dan dilatih. Jangan merasa tidak bisa sebelum belajar, mencoba dan melatihnya. Satu lagi yang penting…, masih mau kagak belajarnya?


Belajar MATEMATIKA ASYIK yuk.......



Penjumlahan , pengurangan untuk TK /Play group, perkalian dasar 
Game penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian disini> 
AljabarGeometri , persamaan garis , dan berbagai game
pastinya asyik dech....


Kamis, 21 Juli 2011

"TAU" BILANGAN KERAMAT TERBARU


KOMPAS.com - Matematika kini punya bilangan keramat baru, yakni 6,28. Bilangan keramat ini diperkenalkan oleh Bob Palais pada tahun 2001 sebagai pengganti 3,14 atau Pi yang biasa dikenal dalam perhitungan keliling dan luas lingkaran. Tahun lalu, bilangan keramat baru itu resmi dinamai "Tau" dan tanggal 28 Juni diperingati sebagai "Hari Tau".
Kalau Pi adalah rasio antara keliling lingkaran dan diameternya, 6,28 atau Tau adalah rasio antara keliling lingkaran dan jari-jarinya. Bilangan keramat itu dinilai lebih sakti daripada Pi sehingga dinobatkan sebagai pengganti. Bila bilangan keramat tersebut digunakan, beberapa konsep matematika menjadi lebih sederhana sehingga mudah dimengerti.
Kevin Houston, pendukung Tau dan matematikawan dari University of Leeds, Inggris, menerangkan dalam video di YouTube tentang kelebihan Tau. "Ketika mengukur sudut, matematikawan tidak menggunakan derajat, tetapi radian. Ada 2Pi radian dalam satu lingkaran. Ini berarti seperempat lingkaran setara dengan 1/2Pi. Ini berarti, seperempat setara dengan setengah. Ini gila," katanya.
"Mari kita pakai Tau. Seperempat lingkaran sama dengan seperempat Tau. Seperempat ya setara dengan seperempat. Bukankah ini lebih mudah untuk diingat? Demikian juga, tiga perempat lingkaran juga sama dengan tiga perempat Tau. Hal ini akan mencegah pelajar matematika, fisika dan teknik mengalami kesalahan konyol," terang Houston.
Dalam artikel berjudul "Pi is Wrong" di mana bilangan 6,28 diperkenalkan tahun 2001, Palais mengungkapkan bahwa selama ribuan tahun, manusia telah memfokuskan pada bilangan matematika yang salah. "Peluang untuk menarik pelajar dengan penyederhanaan yang natural dan cantik telah membawa ke latihan yang membingungkan dalam latihan serta dogma," tulis Palais.
Bila ternyata malah membuat bingung, haruskah Pi dihilangkan? Dikutip oleh Life Little Mysteries, Livescience, Rabu (29/6/2011), Houston berkomentar, "Pi tak harus dihilangkan. Saya memang pendukung Tau, tapi bukan anti Pi. Dengan demikian, siapa pun bisa memakai Pi jika mereka melakukan penghitungan yang melibatkan setengah Tau."
Bagi para guru matematika, konsep Tau juga bisa mulai diperkenalkan. Apalagi, berdasarkan penelitian yang dilakukan Palais, terbukti bahwa Tau berhasil meningkatkan kemampuan pelajar dalam mempelajari matematika, terutama dalam konsep geometri dan trigonometri di mana faktor 2Pi lebih sering digunakan.
Tau sendiri dipilih sebagai simbol bilangan keramat baru dalam matematika secara independen oleh fisikawan dan matematikawan penulis "The Tau Manifesto", Michael Hart dan pakar informasi asal Denmark, Harremoës. Tau dipilih karena kemiripannya dengan Pi sehingga cocok dengan ide beralih ke Tau.

Add caption
Soal ini tergolong biasa saja, jelas materi volume bangun ruang sisi lengkung untuk kelas IX semester I, Dalam kejadian nyata, seorang tukang kayu memotong penggalan kayu seperti pada gambar. Tugas kita adalah mencari besarnya volume dan luas permukaan bangun tersebut.
Yang pertama mencari volume.
Pada dasarnya, volume bangun tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu bangun pecahan yang panjang yang tingginya 30 cm dan satu bangun lagi pecahan yang pendek yang tingginya 15 cm. Perhatikan gambar yang bawah.Luas juring pecahan tabung I adalah
{(360-60)/360}*luas lingkaran =  1540/3 cm persegi
Sehingga
volume  I = [1540/3]* 30 = 15400 cm kubik
Sedang Luas juring II adalah
{60/360}*luas lingkaran = 308/3 cm persegi
sehingga volume II = [308/3]*15 = 1540 cm kubik
Jadi luas total adalah 15400 + 1540 =    15940 cm kubik

Sedang untuk mencari luas permukaan tabung itu adalah sebagai berikut.
Perhatikan gambar 1, Luas alas utuh, luas atap juga utuh cuma tempatnya bergeser ke bawah 30 cm.
yang hilang adalah selimut tabung sebesar 60 derajat dan tinggi 15 cm. Hal ini perlu dicari dengan panjang busur dengan sudut 60 derajat.
Kalau dihitung :
[60/360]* keliling lingkaran
= [1/6]* 88
 = 88/6 cm. jadi luas selimut tabung yang hilang [88/6]*15 cm = 220 cm persegi

.
sedangkan sisi tegaknya bertambah (14 + 14)* 15 cm =  420 cm persegi

jadi luas permukaan bangun itu adalah :
Luas permukaan tabung utuh + 420 - 220
= Luas permukaan tabung utuh + 200 cm prsegi
(tugas kalian, hitung sendiri luas permukaan tabung utuh tersebut)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India